Unesa dan Panas
Nama saya Ego Tedda Pamungkas lahir di Lumajang tepat pada tanggal 14 Juni 1999. Awalnya saya tidak pernah menyangka akan kuliah di Unesa. Saya selalu menyebut Universitas Brawijawa Malang kalau ditanya tentang harapan masuk kampus saat SMA. Saya tidak iseng dan saya masuk kesini awalnya ingin masuk UKM karate dengan harapan bisa GO NASIONAL, tapi faktanya saya malah menjadi Fotografer serabutan. Bukan tanpa alasan juga saya menjadi fotografer serabutan. Saya juga mencintai fotografi sejak SMP meskipun tidak pernah ikut lomba. Bagi saya keindahan cahaya dan objek yang presisi bukanlah untuk di lombakan, melainkan untuk dinikmati keindahannya.
Kesan saya terhadap Unesa Lidah Wetan yang pertama adalah gersang. Berbeda dengan yang di Ketintang. Saya tidak ambil pusing sih tapi saya pusing menghadapi celotehan teman-teman saya yang hampir mengeluh kan Unesa Lidah Wetan, kalo ga nyaman yaudah keluar saja gitu aja kok ribet. Tapi banyak fasilitas yang sangat disayangkan. diantaranya adalah ruang kelas yang tidak karuan, Fasilitas olahraga yang tidak gratis, dan Kartu mahasiswa yang tulisannya luntur dengan sendirinya. Namanya juga hidup pasti ada plus minusnya, apa yang sudah terjadi yasudah terima saja kalau bisa buat lebih baik. Saya juga bersyukur mempunyai teman-teman kelas yang menyenangkan. Mereka bisa bercanda pada waktunya ya meskipun ada beberapa anak yang tidak bisa diatur sih tapi mereka hanya minoritas.
Jika ditanya "apakah nyaman kuliah di Unesa?" pasti akan saya jawab "nyaman". Intinya saya bersyukur bisa kuliah di Unesa. Pengalaman yang saya dapatkan belum tentu bisa saya dapatkan di tempat lain. Saya juga selalu menyarankan adik kelas saya untuk kuliah disini meskipun mereka selalu menanyakan satu hal sih. "Mas Unesa panas ya?".
Comments
Post a Comment